hosting murah

Tokoh Umat Jogja Tolak LGBT

Tokoh Umat Jogja Tolak LGBT
Tokoh Umat Jogja Tolak LGBT
Abad Khilafah. HTI Press, Yogyakarta. Maraknya aksi kaum LGBT belakangan ini membuat gerah para tokoh umat Yogyakarta. Hal itu terungkap pada acara Halaqah Tokoh Umat yang digelar DPD I Hizbut Tahrir Indonesia Yogyakarta di Meeting Room Edotel Jl Kenari no 4 Yogyakarta, Senin (15/2).

Pada kesempatan tersebut, M Shiddiq al-Jawi (DPP HTI) selaku pembicara mengungkapkan bahaya serta solusi permasalahan LGBT dalam pandangan syariah Islam. Dalam pemaparannya, Shiddiq menjelaskan bahwa LGBT bukanlah sekedar perilaku menyimpang yang dilakukan oleh individu atau kelompok saja. Lebih jauh dari itu, LGBT merupakan gerakan global yang didukung para penggerak bisnis dengan bantuan opini dan dana yang besar. “Merek-merek dagang dunia telah terang-terangan berkampanye pro LGBT, misalnya facebook, whatsapp, LINE dan Starbucks. Mereka memberikan dukungan opini dan dana yang cukup besar” ungkap Shiddiq al-Jawi.

Selain dana dari perusahaan-perusahaan besar, Shiddiq pun mengutip dari berita yang beredar bahwa UNDP mengucurkan dana sebesar delapan juta dolar AS atau sekitar Rp108 miliar yang diperuntukkan bagi gerakan LGBT. Pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari salah satu tokoh, dosen UGM Kolonel (purn) Suratmin yang membenarkan adanya kucuran dana dari lembaga UNDP dan ada kepentingan global di balik itu semua. “Hal ini (LGBT) merupakan bagian dari proxy war” tegas Suratmin.

Fakta yang dipaparkan tersebut menunjukkan butuhnya upaya yang serius dalam menghadapi ancaman LGBT yang kian hari kian membahayakan. Bukan hanya kepada umat, sikap dan solusi yang dihimpun dari para tokoh ini juga penting sebagai masukan bagi pemerintah supaya bersikap tegas menolak tuntutan legalisasi LGBT.

Hal tersebut perlu dilakukan karena adanya manuver kaum LGBT yang memanfaatkan berbagai otoritas untuk menekan pemerintah sedemikian rupa. Di sinilah pentingnya kesatuan sikap dan pandangan umat Islam yang diwakili oleh para tokoh bersama Hizbut Tahrir dengan memberikan masukan kepada pemerintah.

Salah satu tokoh dari Syarikat Islam Hasanudin Aten Podomi menekankan pentingnya persatuan tokoh umat dalam menghadapi ancaman ini. “Perlunya persatuan tokoh umat, karena penguasanya lemah dalam menghadapi tekanan.” tegas Sekretaris Syarikat Islam DIY tersebut.

Di akhir acara, Shiddiq mengajak kepada semua tokoh yang hadir untuk bersama-sama bersatu padu untuk terus berjuang dan berdakwah memperjuangakan sistem Islam yang merupakan solusi paripurna dalam permasalahan LGBT. []
Label:

Post a Comment

Abad Khilafah

{facebook#http://facebook.com/AbadKhilafah} {twitter#http://twitter.com/AbadKhilafah} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#http://instagram.com/AbadKhilafah}

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget