hosting murah

How to Move On ?

Abad Khilafah : How to Move On ?

How to Move On ?
How to Move On ?
Abad Khilafah. Move On dalam arti bahasa berarti bergerak maju, bergerak, pindah, atau hijrah. Dalam pembahasan ini, seseorang yang dikatakan tidak bisa move on adalah seseorang yang tidak mau maju, selalu memikirkan masa lalu, sehingga keadaan hidupnya hari ini dalam keadaan stagnan (diam di tempat). Orang yang tidak bisa move on cenderung lebih gampang untuk jatuh kedalam jurang kegalauan yang terdalam, sehingga bila itu terjadi, orang itu bakal merasa tidak mempunyai semangat hidup, dan akhirnya, hidupnya bakal berantakan. Baiklah kawan, kita akan masuk ke sesi yang paling penting, yaitu bagaimana agar bisa move on… ????

1. Buatlah Target Hidup

Setiap orang pasti keinginan terbesar yang ingin dia raih dunk? Nah, keinginan untuk memperoleh itu bisa dipakai untuk membuat kita tetap move on. Adanya visi besar yang ingin diraih, membuat kita mampu terus bergerak maju setiap hari. Target besar bisa dipecah menjadi beberapa target yang lebih kecil, dengan target waktu pencapaiannya lebih pendek pula, nah pembagian target ini akan memetakan rencana jalan hidup kita ke depan.

2. Kenanglah Masa Lalu

Siapa bilang untuk bisa move on kita harus melupakan masa lalu ? Itu salah. Dengan kita berusaha melupakan masa lalu, yang ada kepala kita malah makin mengingat masa lalu itu. Apalagi ingatan kita tentang sesuatu kejadian yang istimewa, seperti cinta pertama, mantan pertama, sakit hati pertama ataupun ingatan yang lainnya. Kita tidak harus menghapus semua kenangan itu untuk bisa move on.

Kenanglah masa lalu itu, ambil pelajaran darinya, dan pastikan hal-hal buruk dari masa lalu itu tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Ibaratkan kepala kita adalah sebuah wadah air dengan seekor ikan (ikan adalah representasi kehidupan kita), saat air itu keruh (karena adanya kenangan yang buruk), untuk membersihkannya, bukanlah dengan cara membuang air itu semuanya (karena itu akan membunuh sang ikan), tetapi dengan mengisi sedikit demi sedikit wadah itu dengan air jernih yang baru, sehingga ada satu masa, air dalam wadah itu akan kembali jernih seluruhnya dan ikan akan tetap hidup selama proses itu.

3. Berfikirlah Secara Positif

Beberapa orang mungkin punya pikiran negatif yang lebih besar daripada orang pada umumnya, tapi percayalah, untuk bisa berfikir positif itu, bisa dilatih kok, asal kamu mau mencobanya. Berfikir positif adalah obat ampuh untuk tetap tenang walaupun keadaan sedang kritis. Banyaknya orang galau akan masa lalu mungkin karena mereka tidak bisa mengambil “sisi positif” dari permasalahan yang mereka hadapi, jadi mereka hanya tenggelam dalam hal-hal negatifnya saja.

4. Tingkatkan Rasa Optimis

Masih berkaitan erat dengan berfikir positif, karena dengan membiasakan berfikir positif, kita akan lebih mampu menatap hari depan tanpa keraguan. Optimisme adalah modal awal bagi kita untuk maju. Bagaimana untuk bisa lebih optimis? Janganlah melihat apa yang belum anda raih, tapi Lihatlah apa yang telah Anda raih sampai detik ini. Maka dari itu Anda akan tahu pencapaian dari kemampuan anda selama ini.

5. Kegagalan adalah Pembelajaran

Berhubungan dengan optimisme/ kepercayaan diri, hal inilah yang harus dicamkan di kepala kita semua. Jangan melihat suatu kegagalan adalah akhir dari segalanya, anggaplah kegagalan adalah pembelajaran, dan pembelajaran itu adalah bagian dari jalan untuk mendapatkan kesuksesan. Dan ingatlah, bahwa kesuksesan itu bukan sekedar hasil yang kita inginkan, tetapi juga sebuah proses yang harus kita lakukan.

Ketakutan akan kegagalan [dalam hal ini, kegagalan menjalin hubungan] membuat orang susah untukmove on, karena mereka takut hal itu akan terjadi lagi. Saatnya rubah pandangan itu!, kegagalan dalam cinta adalah proses bagi kita untuk menemukan cinta yang sesungguhnya!, rasa kangen itu membuat kita jadi tahu arti kehilangan, rasa sakit hati itu membuat kita tahu arti saling pengertian, dan dengan dikhianati kita jadi tahu arti dari sebuah kesetiaan.

Jangan lah takut untuk gagal…takutlah bila kita tidak melakukan apapun!

6. Hargai Waktu Anda

Bagaimana rasanya jika Anda tahu bahwa besok Anda sudah tiada? Pasti anda akan langsung melakukan hal-hal yang sebelumnya belum anda lakukan, Anda akan memanfaatkan waktu yang tersisa dengan hal yang baik dan sebaik-baiknya. Coba kalau anda punya perasaan seperti itu setiap saat, perasaan bahwa waktu dalam hidup sangat terbatas dan sangat berharga, pasti anda tidak akan menyia-nyiakannya untuk berdiam diri, galau, dan tenggelam dalam masa lalu. Hargailah tiap detik waktu hidup yang Anda miliki. Syukurilah waktu hidup pemberianNya itu, dengan memanfaatkanya untuk hal yang baik.

7. Curhatlah dengan Yang Maha Agung

Apapaun keprcayaan dan keyakinan yang dimiliki manusia, sudah menjadi kodratnya manusia membutuhkan “pegangan”, yang membuat dia bisa tetap berjalan tegar dalam hidup. Tuhan Yang Satu, adalah tempat paling tepat bagi kita untuk mengadukan segala kegelisahan, dan kegundahan hati. Sertakanlah nama-Nya dalam setiap sisi kehidupan, dan yakinlah, bahwa tidak akan pernah kau temukan kekecewaan selama kau percaya akan cinta dari-Nya.

Dalam keadaan paling jatuh pun, orang yang percaya kepadaNya akan dengan yakin berkata, “Ini hanyalah bentuk cinta kasih-Nya, yang membuat aku menjadi lebih jauh kuat, dan Dia tidak akan memberikan persoalan yang tak mampu aku pecahkan…”. Dengan sering “berdialog” dengannya lewat ibadah kita, kita akan lebih tenang, dan lebih mampu untuk tetap bergerak maju, ke hal yang lebih baik. [YOUFI]

Sumber : http://kuidamkan.blogspot.co.id

Post a Comment

Abad Khilafah

{facebook#http://facebook.com/AbadKhilafah} {twitter#http://twitter.com/AbadKhilafah} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#http://instagram.com/AbadKhilafah}

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget